4 Tips Hidup Sehat Usai Menjalani Operasi Kista Ovarium

4 Tips Hidup Sehat – Kista ovarium merupakan salah satu jenis penyakit atau masalah kesehatan yang sangat serius yang banyak ditakuti oleh wanita. Sebenarnya keberadaan kista cenderung tidak menyebabkan gejala, tetapi jika sel kista tersebut pecah maka akan menimbulkan beberapa gejala berupa perut kembung, mual, muntah, lebih cepat merasa kenyang, dll. 

4 Tips Hidup Sehat

Tidak sedikit pula kemungkinan penderita kista ovarium dapat mengalami gejala meskipun kista tersebut belum pecah. Kista yang sudah parah biasanya dokter menganjurkan untuk melakukan tindakan operasi. Namun tindakan operasi bukanlah hal yang mudah, bahkan jika kita sudah melakukan tindakan operasi tentunya kita juga perlu melakukan beberapa perawatan agar cepat sembuh dan juga sehat kembali. 

Nah, agar cepat sembuh dan dapat beraktivitas seperti normalnya, sebaiknya terapkan serangkaian pola hidup sehat setelah melakukan operasi kista ovarium. 

4 Tips Hidup Sehat Usai Menjalani Operasi Kista Ovarium

  • Istirahat Total 
    Melakukan tindakan operasi untuk pengangkatan kista ovaroum biasanya melibatkan pengguna anestesi atau biasa disebut dengan obat bius. Penggunaan obat bius sebenarnya menimbulkan efek samping yang berbeda pada setiap pasiennya. Terkadang penggunaan obat bius tersebut menyebabkan pasien merasa sangat lemas, bahkan tidak bisa befikir secara jernih. 

    Oleh sebab itu, dokter selalu menyarankan pasiennya untuk selalu beristirahat dengan total. Namun anda juga harus mengetahui satu hal, bahwa beristirahat terlalu lama juga sangat kurang baik untuk kesehatan. Bahkan dapat memicu munculnya sejumlah kesehatan, termausk melemahnya otot-otot tubuh. 
  • Patuhi Aturan Pola Makan 
    Dan yang paling terpenting setelah melakukan operasi kista ovarium yaitu mematuhi aturan pola makan, karena jika kita mengkonsumsi makanan secara sembarangan, maka kemungkinan besar kista akan muncul kembali. Selain mematuhi aturan pola makan, anda juga harus mengkonsumsi banyak cairan yang dibutuhkan oleh tubuh agar tetap terhidrasi secara optimal. 
  • Jangan Lupa Jadwal Minum Obat 
    Setelah operasi kista ovarium selsai, tentunya dokter akan memberikan beberapa resep jenis obat sesuai dengan kondisi dan kebutuhan tubuh anda. Jangan lupa untuk selalu minum obat tersebut agar lekas sembuh. 
  • Melakukan Pemeriksaan Kembali Kedokter 
    Dan setelah melakukan beberapa aturan diatas, anda juga perlu melakukan pemeriksaan kemabli pada dokter untuk mengecek apakah kondisi tubuh anda sudah sehat, dan juga mengecek apakah masih ada permasalahan diorgan reproduksi anda.

BACA JUGA : CIRI KISTA SAAT HAMIL

Dan itulah 4 tips hidup sehat usai jalani operasi kista, semoga informasinya bermanfaat. Amiiiinnn

Ciri-Ciri Kista Saat Hamil Yang Harus Diwaspadai

Ciri-Ciri Kista Saat Hamil – Kista merupakan kantung yang berisi cairan yang dapat muncul didalam tubuh dan indung telur. Kista ini lebih banyak ditemui pada orang yang masih usia muda, biasanya kista tumbuh  disebabkan karena gangguan pada siklus menstruasi. 

Meski lebih sering terjadi pada wanita remaja, Namun kista ovarium juga dapat tumbuh pada ibu hamil. Ada dua jenis kista yang muncul pada indung telur saat hamil, yaitu kista ovarium fungsional, dimana kista ini sering ditemukan pada wanita tetapi tidak berbahaya dan mengancam jiwa. Dan yang kedua yaitu kista ovarium patalogis yang dimana kista ini akan tumbuh besar seiring berjalannya waktu apabila tidak segera ditangani dengan benar. 

Informasi yang dibutuhkan : Perbedaan miom dan kista | Waspada jenis makanan pemicu kista 

Kista yang tumbuh pada saat hamil bisa saja disebabkan karena peningkatan hormon estrogen saat hamil, atau bahkan mempunyai  riwayat kista sebelumnya. Kondisi kista saat hamil sebenarnya tak tentu menyebabkan masalah hal tersebut tergantung pada ukuran dan letak kista tersebut. 

Jika kista tumbuh dengan ukuran yang kecil, maka kista tersebut tidak akan berbahaya. Namun, meski tidak berbahaya memeriksakan diri lebih lanjut perlu dilakukan. Hal ini untuk memastikan apakah kista tersebut mengecil atau membesar. 

Bagi ibu hamil yang mengalami kista, biasanya akan menimbulkan ciri-ciri kista saat hamil. Lalu, apa sajakah ciri-ciri kista tersebut ? Simak informasinya berikut ini : 

Ciri-Ciri Kista Saat Hamil Yang Harus Diwaspada

Mual Dan Muntah Berlebih

Mengalami mual dan muntah merupakan gejala-gejala saat hamil. Namun, jika mual dan muntah tersebut secara berlebih, maka kondisi ini harus diwaspadai, karena bisa saja kondisi ini merupakan salah satu ciri-ciri kista saat hamil. Mual dan muntah berlebih bisa disebabkan karena adanya cairan kista yang mengiritasi bagian dingding perut dan menyebabkan peradangan, sehingga menyebabkan mual dan muntah secara berlebih. 

Nyeri Pada Rahim 

Tumbuh kista pada saat hamil tentunya akan menimbulkan rasa nyeri dan rasa berbeda pada rahim. Kondisi ini akan semakin parah apabila kista tumbuh dengan ukuran yang besar dan terletak pada posisi dekat rahim. Sehingga hal ini menyebabkan timbulnya rasa nyeri dan rasa berbeda pada rahim. 

Muncul Gejala Kista 

Kista yang muncul pada ibu hamil, menimbulkan gejala-gejala kista pada umumnya. Seperti : 

  • Nyeri Pada Bagian Tubuh 
  • Sakit Pada saat hubungan seksual 
  • Muncul Gejala yang mirip dengan kondisi penyakit Lain
  • Nyeri pada bagian tubuh 
  • Perut Penuh Dan Kembung 

Itulah beberapa ciri kista saat hamil, semoga informasi ini bisa menambah wawasan anda mengenai kista ovarium. 

Terimakasih 

Perbedaan Miom Dan Kista Ovarium

Perbedaan Miom Dan Kista – Kedua jenis penyakit ini merupakan jenis penyakit yang sering dianggap sama oleh masyarakat sekitar. Miom dan kista merupakan dua jenis tumor jinak pada organ reproduksi wanita. Meski  kedua penyakit ini berbeda, namun kebanyakan orang menganggapnya kedua penyakit ini sama. 

Kedua jenis penyakit tersebut sangat umum diderita oleh wanita, baik dewasa maupun lansia. Kista ovarium lebih banyak diderita oleh orang masa remaja sampai masa menopuse. Sedangkan miom lebih banyak diderita oleh wanita yang berusia 40 tahun ke atas dengan menimbulkan gejala yang berbeda-beda. Kedua penyakit ini tidak boleh diabaikan karena bahaya kista bagi kesehatan akan mengancam keselamatan nyawa. 

Baca juga : waspada jenis makanan pemicu kista 

Nah, untuk mengetahui perbedaan kedua jenis penyakit ini. Kami akan membahas mengenai perbedaan miom dengan kista ovarium. Untuk itu, simak informasinya berikut ini : 

Perbedaan Miom Dan Kista Ovarium

Perbedaan Miom Dan Kista Ovarium

Perbedaan miom dan kista mudah dikenali dari bentuk dan letaknya. Miom yaitu adanya pertumbuha sel tumor yang bersifat jinak pada sekitar uterus (rahim). Sementara kista merupakan kantong yang berisi cairan yang terbentuk didalam ovarium atau indung telur. 

Perbedaan Miom Dan Kista Ovarium Berdasarkan Penyebabnya antara lain : 

  • Faktor generik. Jika keluarga anda pernah memiliki miom, maka anda juga dapat berpotensi tinggi memiliki miom. 
  • Hormon. Hormon esterogen dan progesteron yang diproduksi didalam ovarium bisa memicu pertumbuhan miom. 
  • Menstruasi terlalu dini. Wanita yang mengalami menstruasi sejak dini seperti dibawha usia 10 tahun memiliki risiko terkena miom lebih tinggi. 

Perbedaan Miom Dan Kista Berdasarkan Gejala : 

Pertumbuhan miom sering tidak terdeteksi karena tidak menimbulkan gejala, terlebih jika ukurannya masih kecil dan jumlahnya hanya sedikit. Kista ovarium dan miom biasanya dapat terdeteksi melalui pemeriksaan USG. Namun, pada kasus miom biasanya ditandai dengan adanya kasus pendarahan pada vagina, perut kram, sering buang air kecil, serta nyeri panggul saat menstruasi. 

Berbeda dengan kista ovarium. Meski jarang menimbulkan gejala, namun kista ovarium dapat menimbulkan gejala pada saat kista membesar. Gejala yang akan muncul biasanya sepoerti perut membesar, mual, muntah, nyeri pada payudara, sakit saat berhubungan seksual, serta sakit dipunnggung belakang. 

Demikianlah informasi ini kami bagikan untuk anda, semoga bermanfaat dan sampai jumpa. 

Waspada Jenis Makanan Pemicu Kista

Kista ovarium merupakan salah satu jenis penyakit yang disebabakan oleh makana. Oleh sebab itu, waspada jenis makanan pemicu kista

Kista ovarium merupakan salah satu jenis penyakit yang banyak ditakuti oleh orang selanjutnya. Kista jenis penyakit yang tidak boleh disepelekan atau dibiarkan tanpa melakukan penanganan, Karena pada dasarnya kista yang tidak segera diobati akan bertumbuh besar, sehingga memicu komplikasi lainnya yang diakibatkan oleh penyakit kista ovarium tersebut. 

Nah untuk itu,  jangan sepelekan penyakit yang satu ini. Perlu untuk anda ketahui, jika anda mengalami siklus haid yang tidak beraturan, kesulitan hamil, Nyeri pada tulang panggul pada saat melakukan berhubungan intim. 

Namun, ada juga beberapa jenis makanan yang ternyata mampu menyebabkan penyakit kista. Berikut informasinya : 

Waspada Jenis Makanan Pemicu Kista

  • Makanan Cepat Saji, Dizaman serba modern ini banyak tempat yang menyediakan jenis makanan yang cepat saji seperti ayam goreng, mie pasta, hamburger, dll. Jenis-jenis makanan yang satu ini umumnya banyak digemari oleh anak muda, karena hal tersebut proses memasaknya yang lebih cepat dengan harga yang lebih murah. Perlu untuk anda ketahui, mengkonsumsi makanan siap saji dapat terlalu sering dan berlebihan dapat menjadi pemicu kista ovarium. 
  • Makanan Manis, Meski banyak digemari oleh hampir semua orang, namun mengkonsumsi makanan manis terlalu sering dapat menyebabkan kadar gula meningkat. Kadar gula yang tinggi dapat merangsang pembentukan kista pada ovarium, atau membuatnya lebih buruk lagi. 
  • Daging Merah, Makanan yang menyebabkan kista ovarium selanjutnya yaitu daging merah seperti daging kerbau, sapi dan kambing. Nah, untuk anda yang menderita kista ovarium sebaiknya hidari jenis makanan yang satu ini. 
  • Seafood, Makanan laut atau seafood merupakan jenis makanan yang banyak digemari oleh semua kalangan masyarakat, mulai dari anak-anak, dewasa sampai lansia sangat menggemari jenis makanan yang satu ini. Namun, jenis makanan satu ini mengandung banyak sekali kadar kolesterol yang tinggi. Sehingga dapat mempahayakan kesehatan tubuh karena dapat memicu kista pada rahim. 

Informasi terkait : 

  1. Bahaya kista bagi kesehatan 
  2. Tanda kista pada remaja 

Terimakasih

Bahaya Kista Bagi Kesehatan

Bahaya Kista – Kista merupakan salah satu jenis penyakit yang sangat banyak ditakuti oleh oleh semua kaum wanita. Kista dapat terjadi pada siapa saja, Namun kista lebih sering terjadi pada wanita yang masih berusia muda dibandingkan dengan wanita yang sudah memasuki usia lebih dewasa. Penyebab kista ovarium pada remaja belum diketahui secara pasti sampai saat ini. Namun, beberapa faktor makanan yang tidak sehat dapat memicu penyakit yang satu ini. 

Kista ovarium menjadi salah satu jenis kista yang paling umum dan paling banyak di derita oleh banyak wanita. Biasanya kista ini lebih sering ditemui pada wanita yang masih memiliki usia produktif. Banyak orang yang takut dengan penyakit yang satu ini, karena penyakit ini merupakan jenis penyakit yang menghambat proses kehamilan. Oleh karena itu kista ovarium banyak ditakuti oleh semua orang terutama kaum wanita. 

Apa Itu Kista ? 

Kantung yang berisi cairan kental seperti nanah, yang terdapat didalamnya. Kista merupakan jenis tumor jinak yang terbungkus selaput semacam jaringan. Meski termasuk jenis tumor jinak, namun penyakit yang satu ini juga tidak boleh disepelekan. Karena jika tumor yang satu ini  disepelekan dan dibiarkan tanpa melakukan pengobatan, maka akan menimbulkan bahaya atau menimbulkan risiko yang merugikan kesehatan tubuh. 

Bahaya Kista Bagi Kesehatan

Bahaya Kista Bagi Kesehatan

Adapun beberapa Bahaya Kista Bagi Kesehatan antara lain : 

  • Kista pecah 
    Bahaya Kista Bagi Kesehatan  yang pertama yaitu kista menjadi pecah, hal tersebut dapat terjadi jika kista tidak segera ditangani dengan benar, sehingga mengakibatkan kista menjadi pecah. Jika hal tersebut terjadi, maka kista yang sudah pecah akan menyebar pada anggota tubuh lainnya. Biasanya apabila kista menjadi pecah biasanya akan ditandai dengan flek darah atau mengalami pendarahan pada bagian dalam, tanda penyakit kista umumnya timbulnya rasa nyeri atau rasa sakit yang begitu hebat. 
  • Torsi Ovarium 
    Torsi ovarium merupakan perputaran atau pergeseran ketika ukuran kista semakin membesar dan membuat posisi ovarium menjadi bergeser. Akibatnya, kondisi tersebut membuat kista aliran darah menuju kista ovarium menjadi terhenti, sehingga membuat kerusakan parah pada ovarium. 
  • Komplikasi kehamilan
    Perlu untuk anda ketahui, Bahaya Kista Bagi Kesehatan yang harus kalian ketahui yaitu mengalami komplikasi kehamilan. Banyak wanita yang tidak mengetahuinya jika dirinya memiliki kista ovarium, sehingga ketika wanita hamil melakukan pemeriksaan dengan USG Kehamilan, maka disitulah kista baru diketahui. 
  • Kanker Ovarium 
    Pada kasus kista ovarium yang tidak segera diobati akan menimbulkan kanker ovarium. Banyak kasus seperti ini yang sudah terjadi, hal tersebut disebabkan karena penyakit kista yang tidak segera diobati, sehingga menyebabkan munculnya kanker ovarium. 
  • Komplikasi Penyakit 
    Kista yang tidak segera diobati juga dapat menyebabkan beberapa komplikasi penyakit sepeti gangguan pada usus, gangguan pada kandung kemih, dll. 
Semoga bermanfaat
Salam sehat,

Tanda Penyakit Kista Pada Remaja

Tanda Penyakit Kista – Kista meryupakan penyakit yang banyak ditakuti oleh semua jenis kaum perempuan. Meski belum tentu berbahaya, namun kista ini akan menimbulkan bahaya apabila tidak segera diatasi dengan cepat. Kista umumnya merupakan cairan kental yang berisi nanah atau udara didalamnya. Kista ini dapat tumbuh dimana saja, dan dapat tumbuh dengan berbagai macam ukuran, Oleh karena itu, kista tidak boleh dibiarkan begitu saja.

Ada beberapa Tanda Penyakit Kista Pada Remaja yang harus kalian ketahui , seimak informaisnya berikut ini.

Tanda Penyakit Kista Pada Remaja

Tanda Penyakit Kista

  • Merasakan Nyeri Yang Luar Biasa Pada Bawah Perut 
    Tanda penyakit kista pada remaja biasanya akan merasakan sakit yang luar biasa pada bagian perut meski tidak sedang dalam keadaan menstruasi. 
  • Menstruasi yang sangat banyak dan tidak teratur dan pendarahan pada vagina
    Keadaan ini disebabkan karena permukaan endometriun yang meluas dan menebal, sehingga menyebabkan kontraksi pada rahim menjadi terganggu, itu sebabnya terjadi pendarahan pada vagina. 
  • Sakit pada punggung bagian bawah sampai ke paha 
    Perlu untuk anda ketahui, kista yang tumbuh dan membesar yang tidak segera ditangani akan menimbulkan rasa sakit yang sangat luar biasa. Bahkan rasa sakit tersebut dapaat menjalar hingga ke paha. 
  • Terasa Penuh Pada Bagian Perut 
    Umumnya kista berbentuk seperti kantung yang memiliki cairan yang ada didalamnya. Jika kista tersebut tumbuh membesar, maka sensasi yang akan dirasakan yaitu sensai penuh atau berat pada bagian perut meski tidak sedang hamil. Jika kamu merasakan hal tseperti ini dalam keadaan tidak sedang hamil, kemungkinan besar kamu terkena kista. 
  • Perut Serasa Ditekan Dari Dalam 
    Gejala seperti ini dapat terjadi karena adanya pembesaran kista atau miom, sehingga hal ini membuat perut terasa ditekan. Gejala seperti ini biasanya juga akan menimbulkan masalah lainnya, seperti masalah pada pembuangan air besar atau kecil. 

Kista merupakan jenis pnyakit yang tidak boleh disepelekan, jika kista dibiarkan hingga tumbuh membesar maka kemungkinan besar akan menimbulkan komplikasi yang berakibat fatal. Nah, dengan mengetahui semua tanda kista yang sudah kami bahas diatas tadi. Anda dapat berjaga-jaga jika mengalami salah satu hal seperti diatas.

Itu saja sekilas informasi mengenai Tanda Penyakit Kista Pada Remaja, semoga bermanfaat dan salam sehat. 

Penyebab Kista Ovarium Pada Remaja Yang Harus Diwaspadai

Penyebab Kista Ovarium – Kista ovarium merupakan jenis penyakit yang sangat ditakuti oleh wanita semua jenis kalangan usia. Kista ovarium merupakan kantung yang berisi cairan didalam maupun pada permukaan ovarius. Kista ovarium biasanya akan hilang dalam waktu beberapa bulan tanpa dilakukan operasi. Namun, jika kista ovarium tetap tumbuh dan berkembang maka kemungkinan besar akan menimbulkan komplikasi yang akan merugikan kesehatan tubuh. 

Kista ovarium lebih sering menyerang wanita yang masih berusia muda, dan sangat jarang sekali menyerang wanita yang sudah memasuki masa menopause. Pada sebagian besar penderita kista ovarium awalnya tidak menimbulkan gejala apapun. Namun, ada beberpa kasus gejala yang sering muncul seperti : 

  • Menstruasi yang tidak teratur 
  • Rasa nyeri pada perut 
  • Nyeri pada pinggul 
  • Nyeri pada saat melakukan hubungan seksual 
  • Buang air besar dan kecil yang tidak teratur
  • Sensasi rasa penuh pada perut
  • Mengalami pendarahan pada vagina yang tidak normal

Baca juga : obat kanker serviks  

Perlu untuk anda ketahui, jika kista sudah membesar maka sebaikanya segera diobati, karena jika kista tersebut didiamkan maka akan mengalami pecah dan menimbulkan rasa sakit yang luar biasa yang disertai dengan rasa mual dan muntah. 

Penyebab Kista Ovarium Pada Remaja

Penyebab Kista Ovarium

Hingga saat ini, penyebab kista ovarium pada remaja belum diketahui dengan jelas apa penyebab yang sebenarnya. Namun, beberapa penelitian mengungkapkan bahwa ada beberapa yang menjadi penyebab kista ovarium pada remaja seperti : 

  • Gangguan pada siklus menstruasi 
    Perlu untuk anda waspadai, siklus menstruasi yang tidak teratur atau mengalami  gangguan merupakan salah satu pemicu timbunya kista pada rahim. 
  • Kurang Konsumsi Makanan Berserat 
    Mengkonsumsi makanan yang mengandung banayk serta tentunya sangat baik untuk kesehatan tubuh. Selain mampu mengikat air dan melarutkan racun dalam tubuh, konsumsi makanan yang mengandung banyak serat juga sangat baik untuk kesehatan usus. Namun, tidak semua orang gemar mengkonsumsi jenis makanan yang mengandung banyak serat. Sebagain orang lebih gemar mengkonsumsi makanan yang siap saji, dan hal tersebutlah yang menjadi penyebab kista pada usia remaja. 
  • Pola Makan Yang Kurang Sehat 
    Konsumsi makanan yang kurang sehat tentunya sangat tidak baik untuk tubuh. Pola makan yang kurang sehat seperti makanan yang cepat saji, atau makanan yang mengandung bahan kimia dan pengawet juga merupakan salah satu penyebab tumbuhnya kista pada usia remaja. 
  • Faktor Genetik 
    Anggota keluarga atau orang tua yang memiliki riwayat penyakit kista ovarium, kemungkinan besar dapat mengalami hal yang sama seperti anggota keluarga lainnya. 
  • Kurang Berolahraga 
    Malas melakukan olahraga dan lebih senang berdiam diri adalah salah satu pemicu penyakit datang, salah staunya yaitu kista. Oleh karena itu, melakukan olahraga walaupun jenis olahraga tersebut terbilang ringan apabila dilakukan dengan secara rutin, maka akan menghindari risiko terkena penyakit lainnya tak terkecuali kista. 

Terimakasih sudah menyimak, semoga informasinya bermanfaat. 

Faktor Penyebab Kista Ovarium

Faktor Penyebab KistaBanyak orang yang bertanya apa itu kista?bagaimana penyebab dari kista?Pada artikel dibawah ini saya akan menjelaskan tentang faktor yang dapat menyebabkan kista.

Faktor penyebab kista

Kista yaitu tumor jinak yang terbungkus oleh semacam jaringan yang menyerang pada organ reproduksi wanita. Apabila kista terus berkembang akan mengakibatkan sebuah tumor jinak atau tumor ganas, pembesaran kista dan jaringan di sekitarnya akan menimbulkan rasa nyeri.

Gejala-gejala dari kista ovarium

  • Tekanan, terasa penuh, atau nyeri di abdomen.
  • Agak sakit pada bagian belakang bawah dan paha.
  • Bermasalah pada pengeluaran urine secara komplit.
  • Nyeri selama melakukan hubungan seksual.
  • Peningkatan berat badan.
  • Nyeri pada saat menstruasi dan perdarahan abnormal.
  • Nyeri pada bagian payudara.

Apabila penderita tidak segera diobati akan memicu gangguan permasalahan kesehatan seperti timbulnya penyakit seperti diabetes, dan kanker payudara.

Faktor Penyebab Kista Ovarium

  1. Pola hidup yang kurang sehat, misalnya terlalu banyak memakan yang mengandung lemak dan kurangnya asupan serat.
  2. Terlalu banyak mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung alkohol.
  3. Adanya gen yang bisa berpotensi besar dalam memicu penyakit kanker yang sering disebut dengan protoonkogen.
  4. Kurang melakukan olahraga.
  5. Terlalu stres yang berlebih.
  6. Faktor genetika atau keturunan.
  7. parasit (bakteri, atau mikroorganisme ).
  8. Penyumbatan pada saluran tubuh.

Komplikasi yang mungkin terjadi pada kista ovarium

Beberapa wanita ada yang tidak merasakan gejala apapun dari kista ovarium, tetap saja kista ovarium dapat menyebabkan sifat yang ganas hal ini disebabkan karena tumbuhnya kista pada wanita yang telah melewati masa manopause ( wanita tidak lagi mengalami menstruasi selama 12 bulan setelah menstruasi terakhir ), oleh sebab itu untuk menghindari keganasan dari kista ovarium sebaiknya segera dilakukan pengobatan. Bila tidak segera diobati akibatnya akan terjadi komplikasi yang yang memungkinkan mengalami beberapa hal diantaranya :

  1. Torsio ovarium ini terjadi ketika kista ovarium besar terpuntir dan berpindah posisi dari posisi aslinya. Darah yang mensuplai nutrisipun tersumbat dan jika tidak diobati, maka akan merusak dan mematikan jaringan ovarium. Meskipun kasusnya relatif jarang, torsio ovarium ini termasuk 3% kasus emergensi tindakan pembedahan.
  2. Pecahnya kista Kista yang berisi cairan darah atau kista yang pecahnya tidak normal dapat menyebabkan rasa sakit yangsangat hebat serta pendarahan di dalamtubuh. Jika tidak segera diobati, kondisi kista yang pecah ini dapat beresiko terjadinya infeksi dan sangat berbahaya sampai mengancam jiwa pasien.
  3. Infertilitas yaitu kemampuan pasangan utuk mempunyai keturunan.

Demikianlah pembahasan tentang faktor penyebab kista ovarium. semoga bermanfaat dan dapat dipahami.

Terimakasih.